Program Studi Ilmu Aktuaria UGM secara berkala melakukan survei kepada pengguna lulusan untuk menilai sejauh mana kompetensi lulusan telah memenuhi kebutuhan dunia kerja. Penilaian dilakukan dengan skala Likert 1–5 (1 = kurang, 5 = sangat baik) pada beberapa aspek utama: etika, keahlian bidang ilmu, kemampuan berbahasa asing, pemanfaatan teknologi informasi, kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerja sama, dan pengembangan diri.

Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna sangat tinggi. Hampir seluruh responden menilai lulusan Ilmu Aktuaria UGM pada kategori baik dan sangat baik, tanpa adanya penilaian “cukup” maupun “kurang” pada seluruh aspek yang diukur. Aspek etika dan kemampuan bekerja sama memperoleh skor rata-rata tertinggi (sekitar 4,9 dari 5), mencerminkan kepercayaan pengguna bahwa lulusan memiliki integritas, profesionalisme, dan kemampuan kolaborasi yang sangat baik di lingkungan kerja.
Kemampuan penguasaan teknologi informasi serta komitmen terhadap pengembangan diri juga mendapat apresiasi tinggi dengan skor rata-rata sekitar 4,8. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan dinilai adaptif terhadap perkembangan teknologi dan terus meningkatkan kompetensinya. Sementara itu, keahlian di bidang ilmu aktuaria, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan berbahasa asing berada pada kisaran skor 4,3–4,4, yang tetap mengindikasikan kinerja yang kuat sekaligus menjadi ruang peningkatan berkelanjutan, khususnya untuk memperkuat daya saing global lulusan.
Secara keseluruhan, hasil survei ini menegaskan bahwa pengguna lulusan menilai kompetensi lulusan Prodi Ilmu Aktuaria UGM sangat memuaskan. Temuan ini menjadi dasar penting bagi program studi untuk mempertahankan kualitas yang sudah baik sekaligus menyempurnakan kurikulum dan proses pembelajaran, terutama pada penguatan komunikasi dan kapasitas internasional lulusan.